TQM dalam Teknologi Informasi

      Dalam persaingan global, agar perusahaan/organisasi dapat berkembang dan tentu saja utnuk  bertahan hidup, perusahaan tersebut harus mampu menghasilkan produk atau barang dan jasa dengan mutu yang lebih baik, harga yang bersaing dan pelayanan yang lebih baik pula dibanding dengan pesaingnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan perbaikan mutu dalam semua aspek yang saling berkaitan dengan produk tersebut, yaitu material, tenaga kerja, promosi yang efektif dan layanan yang memuaskan pelanggan, sehingga mampu memikat konsumen yang akhirnya akan meningkatkan jumlah konsumen dan menjadi pelanggan yang setia. Kondisi mutu yang seperti inilah yang disebut pengendalian mutu secara menyeluruh.

Tiga Prinsip Mutu Yaitu :

  1. Fokus pada pelanggan
  2. Perbaikan proses
  3. Keterlibatan total

Informasi dalam TQM

      Saat ini permasalahan keuangan dan kompetisi global mengharuskan perusahaan mengevaluasi kembali investasinya dalam teknologi informasi, perbaikan produktivitas yang tidak tercapai akibat dari penggunaan teknologi yang kurang tepat menyebabkan keuntungan yang berkurang (lost profit), konsumen yang tidak puas dan kecemasan posisi persaingan.

      Dilihat dari contoh diatas, adalam era informasi sekarang ini, kepemilikan informasi merupakan hal yang sangat penting dan berharga, namun jika digunakan dengan tidak bijaksana akan menimbulkan masalah. Suatu teknologi tidak dapat berjalan dengan sendirinya dalam setiap permasalahan, seringkali seorang Staf IT mengevaluasi proyeknya hanya dari sisi teknologinya dan melalaikan lingkungan proses yang lain seperti pelayanan pada pelanggan, waktu proses dan cost dari seluruh sumber daya.

      Contohnya sederhananya: Ketika kita pergi ke stasiun kereta api Surabaya Gubeng dan ingin reservasi tiket kereta api, maka harus antri di loket penjualan tiket yang sudah menggunakan komputer. Pada suatu saat sistem ini tidak dapat berfungsi karena kerusakan, sehingga tiket kereta api dijual tanpa menggunakan nomor tempat duduk, dapat dibayangkan apa yang terjadi diatas kereta api saat proses pemberangkatan, timbul kekacauan. Disebabkan ada yang sudah pesan tempat sebelumnya dan mendapat nomor tempat duduk. Informasi tentang nomor-nomor tempat duduk kereta api ini tidak dapat diakses oleh penjual tiket, sehingga terjadi kekacauan yang tidak diharapkan.

 

~ by dianaelviya on May 31, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: