TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Tema              : Konsep Pendidikan Menurut TQM

Tujuan          : Untuk memberikan gambaran paradigma dan penerapan

TQM dalam pendidikan.

Visi

1) Agar mendapatkan sekolah yang bermutu.

2) Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan baik.

Misi

1) Meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan

2)Memberikan kualitas yang baik.

3)Memberikan mutu yang baik kepada pelanggan.

Deskripsi

Dalam era globalisasi, masyarakat banyak yang berbicara tentang “mutu” terutama berhubungan dengan pekerjaan yang menghasilkan produk atau jasa. Suatu produk dibuat karena ada yang membutuhkan. Total Quality Management (TQM) atau disebut Manajemen Mutu Terpadu (MMT) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan mutu tersebut. Suatu produk atau jasa dibuat agar dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya. Titik temunya antara harapan dan kebutuhan pelanggaran dengan hasil produk dan/atau jasa itulah yang disebut “bermutu.” Jadi ukuran bermutu tidaknya suatu produk atau jasa adalah pada terpenuhi tidaknya harapan dan kebutuhan pelanggan.

Konsep Total Quality Manajement (TQM) lahir beberapa dasawarsa yang lalu terutama untuk mengatasi beberapa masalah di bidang bisnis dan industri. Konsep itu telah diimplementasikan dengan sangat berhasil oleh dunia bisnis dan industri di Jepang, dan negara – negara lain di dunia. Hal ini akan menarik jika konsep TQM ditelaah penerapannya di dunia pendidikan terutama di lingkungan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Total Quality Manajement (TQM) adalah sistem pengendalian mutu yang didasarkan pada filosofi bahwa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan sebaik-baiknya merupakan hal yang utama dalam setiap usaha yang dilakukan. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut, budaya kerja dalam lembaga harus dibina dan dikembangkan dengan baik.

Dalam konsep Total Quality Managemen bahwa dalam pengelolaan lembaga pendidikan untuk meningkatan mutu harus dilakukan oleh semua unsur lembaga yang dimulai sejak dini. Hal ini dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, sehingga pendidikan sebagai pelayanan jasa dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan baik masa kini maupun masa yang akan datang. Dengan pendekatan TQM diharapkan pendidikan akan dapat menghasilkan lulusan yang bermutu dan dapat meningkatkan mutu secara berkesinambungan.

Total Quality Management menganggap bahwa produk pendidikan sebagai industri jasa yang berbentuk pelayanan, diberikan kepada para pelanggan sesuai dengan standar mutu tertentu. Jasa pelayanan ini dapat dikatakan memuaskan jika sesuai dengan keiginan atau melebihi kebutuhan pelanggan bersangkutan.

Sekolah – sekolah terutama yang ingin menuju sekolah yang berstandar internasional, penggunaan TQM menjadi pilihan terbaik yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan TQM, maka sekolah akan mempunyai pedoman yang jelas dalam menuju kualitas yang diharapkan.

Untuk mendapatkan kualitas sekolah yang bermutu, maka yang perlu diperhatikan tidak hanya dari segi sarana prasarana saja, tetapi juga sumber daya manusia yang ada di sekolah, yaitu kepala sekolah, para guru dan karyawan. Selain itu siswa juga merupakan sumber daya manusia yang dikenai kebijakan pendidikan. Siswa berperan sebagai konsumen jasa pendidikan. Sebagai konsumen, kepuasan siswa merupakan indikator penting dari keberhasilan TQM yang dilaksanakan sekolah.

~ by dianaelviya on April 15, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: